Dia Percaya Kamu Baik

Pernah marah ketika seseorang menasihati kita? Pernah merasa tersinggung ketika ada orang yang mengkritik kita? Pernah dongkol atau jengkel kepada orang yang memarahi kita karena kita melakukan dosa?

Salah satu dari pertanyaan diatas saya yakin kita pernah merasakan dan memiliki jawaban “Ya”.

Tidak jarang kita berkata, “Itukan urusan saya, ngapain nyampurin hidup orang lain. Hidup sendiri aja belum beres!”

Saya akan buka sedikit isi hati orang yang berdakwah.

Ketahuilah, sesungguhnya orang yang berdakwah itu menginginkan kebaikan dari kita. Dia percaya bahwa kita bisa berubah. Dia ingin apa yang dia sampaikan pada kita berguna bagi kita dan dapat kita amalkan. Dan dia percaya kita akan mengamalkannya sehingga diapun meraih pahala dari amalan yang kita lakukan.

Terkadang orang yang menegur kita, dia juga melakukan banyak dosa. Lalu kenapa dia “sewot”? Karena dia tidak mau kita terjatuh dalam lubang yang dia juga terjatuh disitu. Dia mau agar kita selamat. Dia mau ketika kita selamat, kita bisa menolongnya diakhirat kelak. Dia sama sekali tidak menganggap bahwa dia lebih baik dari kita. Tapi dia percaya kita bisa berubah. bahkan dia percaya kita bisa menolong dia diakhirat kelak jika ternyata dia di neraka.

Saudaraku…
Hendaknya kita selalu berbaik sangka kepada semua orang. Kepada orang yang menasihati maupun yang kita nasehati.

Betapa indahnya hidup jika kita selalu berbaik sangka satu sama lain.

Iklan

Satu pemikiran pada “Dia Percaya Kamu Baik

  1. Ping balik: Dia Percaya Kamu Baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s